Nakes Milih Resign Ketimbang Bertahan di RS Bhayangkara

AIIMNEWS.COM – Sejumlah tenaga kesehatan (nakes) di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Gorontalo terpaksa memilih mengundurkan diri (Resign) ketimbang bertahan dengan minimnya upah yang mereka terima.

Pengunduran diri tersebut bukanlah tanpa alasan, melainkan berkaitan dengan insentif yang diberikan oleh manajemen Rumah Sakit Bhayangkara yang minim bahkan sering mengalami keterlambatan pembayaran.

Bacaan Lainnya

Tak hanya itu saja, RS Bhayangkara Polda Gorontalo juga memiliki masalah lainnya, terkait dengan kekurangan obat-obatan yang sering di keluhkan oleh pasien atau keluarga pasien.

Hal ini tentunya bisa berdampak pada tenaga kesehatan, dan masyarakat, karena pelayanan kesehatan di RS Bhayangkara Polda Gorontalo tidak maksimal.

Salah satu tenaga kesehatan yang enggan disebutkan namanya mengaku bahwa mereka sening menerima insentif yang tak sesuai dan bahkan mengalami keterlambatan pembayaran.

“Sudah banyak yang keluar karena gaji terlambat ada juga yang belum dibayarkan, bahkan beberapa rekan lainnya sudah ada yang menggadaikan barang miliknya guna memenuhi kebutuhan.” ungkap nakes yang enggan disebutkan namanya.

Hingga berita ini diterbitkan, tim redaksi masih berupaya mendapatkan tanggapan dari pihak Rumah Sakit. Namun Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Polda Gorontalo, belum bisa memberikan keterangan secara resmi.

“Kalau bisa nanti di atur jadwal ulang, karena pimpinan masih sibuk hari ini.” Kata sespri Karumkit Bhayangkara usai di temui awak media.

(ha/aiim)

 

**Cek berita dan artikel terbaru di Saluran WhatsApp dan akun TikTok aiimnews.com

Pos terkait