AIIMNEWS.COM – Seorang oknum anggota DPRD dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dikabarkan terancam sanksi Pergantian Antar Waktu (PAW) setelah diduga terlibat dalam sebuah video asusila yang beredar luas di media sosial.
Video yang viral dalam beberapa hari terakhir itu memicu reaksi publik dan menuai kecaman dari berbagai kalangan. Banyak bermunculan tafsiran, sebagai wakil rakyat, yang bersangkutan seharusnya menjaga etika dan marwah lembaga legislatif.
Ketua DPW PKB, M Dzikyan saat dimintai keterangan terkait kasus yang menimpa salah satu kader partai menyatakan, mereka telah menyurat kepada DPC untuk dilakukan penelurusan kembali sesuai dengan tuduhan yang diarahkan kepada kader partainya.
“Dengan munculnya video yang kedua ini, DPW juga sudah menyurat ke DPC untuk meninjau atau memeriksa kembali apakah si Rahmat ini melakukan hal yang tertuduh seperti video yang baru-baru viral,” ucap Ketua M Dzikyan kepada aiimnews.com, Rabu (11/2/2026).
“Besok itu jadwal pertemuan DPC dan DPW. Nanti setelah dari pertemuan itu akan ada surat yang dilayangkan ke DPP PKB. Kita menunggu hasil keputusan dari DPP,” tambahnya.
Baca Juga: Kembali Berulah, Oknum Anggota DPRD Diduga Terlibat Video Viral
Berkaitan dengan apakah dimungkinkan oknum Aleg PKB yang terlibat kasus video asusila tersebut, M Dzikyantidak belum bisa memberikan penjelasan lebih terperinci. Sebab, itu merupakan kebijakan dari DPP.
“Kalau pertanyaan itu (Pertanyaan PAW) ditanyakan ke saya, saya tidak bisa menjawab. Karena semua kebijakan ada di DPP. Tetapi melihat dari kasus-kasus yang terjadi sebelumnya, nampaknya akan seperti itu, nampaknya akan ada sesuatu,” terang M Dzikyan.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya menjaga integritas dan etika bagi setiap pejabat publik, terlebih di tengah derasnya arus informasi digital yang dengan cepat menyebarkan isu ke ruang publik.
(ha/aiim)





