AIIMNEWS.COM – Sejumlah fasilitas yang tak difungsikan menjadi sorotan masyarakat. Kepala Dinas Kesehatan (Kadikes) Ismail Akase memberikan tanggapan terkait sejumlah fasilitas di Rumah Sakit Umum (RSU) Boliyohuto.
Ia menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan berbagai upaya untuk memastikan fasilitas rumah sakit dapat berfungsi dengan optimal yang bersumber dari anggaran BLUD.
“Kami menyadari ada beberapa fasilitas yang masih belum beroperasi maksimal. Itu kemudian akan menjadi dasar kami untuk melakukan langkah-langkah perbaikan,” ujar Ismail Akase.
Lebih lanjut Ismail menerangkan, RSU Boliyohuto perlu diketahui sudah Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), itu per tanggal 1 Januari 2025. Sehingga, pengelolaan keuangan itu sudah dikelola sendiri.
“Rumah sakit ini kan baru saja menjadi BLUD, sehingga kalau bicara modal awal itu memang tidak ada,” katanya.
Pemerintah Daerah, sambung Ismail, telah menganggarkan Rp 1,2 miliar yang itu memang telah difokuskan pada pembayaran pada dokter ahli dan tenaga kebersihan yang ada di RSU Boliyohuto.
“Jadi, untuk operasioanl yang sehari-hari, seperti pemeliharaan Gedung, kenderaan dan alat-alat lainnya itu mereka berharap dari pendapatan BLUD,” ujarnya.
Menanggapi keluhan masyarakat tentang fasilitas yang ada, Ismail Akase mengungkapkan bahwa koordinasi dengan pihak rumah sakit terus dilakukan untuk memastikan fasilitas yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal dalam waktu dekat.
“Yang namanya perbaikan sudah pasti butuh anggaran BLUD. Insyaallah dalam waktu beberapa bulan kedepan mungkin ini menjadi fokus mereka dalam hal pemanfaatan pelayanan,” tandas Ismail Akase.
(ha/aiim)





