Kabandara Gorontalo Akan Tindak Tegas Oknum Sopir yang Diduga Lakukan Pungli

Kepala Bandara Djalaludin Gorontalo, Joko Harjani saat diwawancarai, foto/aiimnews.com
Kepala Bandara Djalaludin Gorontalo, Joko Harjani saat diwawancarai, foto/aiimnews.com

AIIMNEWS.COM – Kepala Bandara Djalaludin Gorontalo, Joko Harjani, menegaskan akan mengambil tindakan tegas terhadap oknum sopir taksi bandara yang diduga melakukan pungutan liar (pungli).

Joko Harjani menyatakan bahwa pihaknya telah menerima berbagai laporan terkait dugaan pungli yang dilakukan oleh beberapa oknum sopir taksi. Menurutnya, tindakan tersebut sangat merugikan citra Bandara Djalaludin Gorontalo sebagai wajah provinsi Gorontalo.

Bacaan Lainnya

“Kami selaku pengelola bandara saat ini sedang melakukan penyelidikan terkait adanya informasi pungli. Jika memang dalam penyelidikan kami nanti terbukti, kami dari dari pihak pengelola bandara akan mencabut izin sopir taksi tersebut sehingga dia tidak bisa beroperasi lagi di bandara,” tegas Joko Harjani, Selasa (4/2/2025).

Tak hanya mencabut izin operasinya di Bandara Djalaludin Gorontalo, Joko Harjani juga akan memproses hukum terhadap oknum yang melakukan pungli tersebut. Sebab, kata Joko, tindakan tersebut sangat merugikan citra Bandara Djalaludin Gorontalo sebagai wajah provinsi Gorontalo.

“Kalau terkait dengan pungli, setelah kami menemukan itu kami akan bekoordinasi dengan pihak kepolisian, karena ini pelanggaran hukum. Ini nanti akan dilakukan proses hukum yang berlaku,” ujar Joko Harjani

Sebagai langkah pencegahan, pihak Bandara Djalaludin Gorontalo sejak tahun 2024 kemarin telah melakukan pembenahan kepada tiga koperasi yang beroperasi di Bandara Djalaludin. Sejauh ini kurang lebih ada 90 taksi bandara dari tiga koperasi tersebut yang terdaftar.

“Dari tiga koperasi ini terdapat 90 kendaraan yang terdaftar di kami yang kami berikan izin. Nah, pembenahannya itu mulai dari identitas kenderaan, armada taksinya sudah diberi stiker, nomor lambung kenderaan serta pengemudinya sudah kami wajibkan untuk menggunakan seragam,” ucap Joko Harjani.

Sebelumnya, Bandara Djalaludin Gorontalo banyak diterpa dengan isu miring. Kali ini adanya Dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang diduga dilakukan oleh oknum taksi.

Baca Juga: Gawat! Benarkah Ada Praktik Pungli di Bandara Djalaludin Gorontalo?

Praktik Pungli itu mencuat setelah salah satu akun TikTok, yang identitasnya disamarkan, mencoba membagikan pengalamannya kepada publik.

Akun TikTok anonim itu mengaku beberapa orang yang merupakan driver rental lintas Sulawesi sempat mendapatkan pemalakan dari oknum taksi yang ada di Bandara tersebut.

“Taksi rental dari Bolsel dorang minta akang uang Rp 150 Ribu. Baru itu dorang kase lolos keluar dari bandara,” tulis akun TikTok anonim.

(ha/aiim)

 

**Cek berita dan artikel terbaru di Saluran WhatsApp dan akun TikTok aiimnews.com

Pos terkait