Syarif Mbuinga Siap Kawal Perjuangan Buka Akses Pembangunan Pinogu

Anggota DPD RI, Syarif Mbuinga dan Sekda Bone-Bolango, Iwan Mustapa bersilaturahmi dikediaman Syarif, foto/Istimewa
Anggota DPD RI, Syarif Mbuinga dan Sekda Bone-Bolango, Iwan Mustapa bersilaturahmi dikediaman Syarif, foto/Istimewa

AIIMNEWS.COM — Harapan masyarakat Pinogu untuk mendapatkan akses pembangunan yang lebih layak kembali mendapat angin segar. Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Provinsi Gorontalo, Syarif Mbuinga, menyatakan kesiapan untuk mengawal dan membersamai perjuangan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango dalam membuka akses pembangunan menuju wilayah Pinogu.

Komitmen itu disampaikan Syarif setelah menerima kunjungan Sekretaris Daerah Bone Bolango, Iwan Mustapa, bersama Tim Percepatan Pembangunan Pinogu (TP3) di kediaman pribadinya.

Bacaan Lainnya

Dalam pertemuan tersebut, berbagai persoalan yang selama ini menjadi kendala pembangunan Pinogu dibahas, terutama terkait rencana pembukaan akses jalan yang harus melintasi kawasan Taman Nasional Bogani Nani Wartabone.

Bagi Syarif, perjuangan membuka akses Pinogu bukan sekadar persoalan pembangunan infrastruktur. Lebih dari itu, menurutnya, pembangunan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab negara dalam memastikan seluruh masyarakat, termasuk warga yang tinggal di wilayah terpencil, memperoleh perhatian dan akses pembangunan yang layak.

“Jangankan bicara dua ribu sekian masyarakat yang ada di sana. Satu jiwa saja itu penting untuk kita beri perhatian dan tanggung jawab yang serius dan sungguh-sungguh,” tegas Syarif.

Ia menilai, pembahasan bersama Pemkab Bone Bolango dan TP3 menunjukkan adanya perkembangan positif. Namun demikian, masih terdapat sejumlah tahapan yang harus dilalui sebelum pembangunan akses menuju Pinogu dapat direalisasikan.

Salah satu persoalan utama adalah status kawasan yang akan dilalui pembangunan. Karena berada di kawasan taman nasional, pembangunan akses membutuhkan koordinasi serta persetujuan dari berbagai pihak dan kementerian terkait.

“Memang masih ada tahapan dan prosedur yang harus dilakukan. Utamanya ketika berbicara Pinogu, akses yang akan dibangun membutuhkan anggaran yang tidak sedikit dan melintasi kawasan Taman Nasional. Ini yang sedang kita bahas dan diskusikan bersama,” ujarnya.

Menurut Syarif, persoalan tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk menghentikan perjuangan. Sebaliknya, seluruh pihak harus membangun komunikasi dan sinergi agar setiap tahapan dapat diselesaikan sesuai ketentuan.

Ia mengapresiasi langkah Pemkab Bone Bolango bersama TP3 yang terus mendorong percepatan pembangunan Pinogu. Syarif menegaskan, persoalan yang telah berlangsung lama itu tidak mungkin diselesaikan hanya oleh satu pihak.

Sebagai anggota DPD RI sekaligus putra daerah Gorontalo, Syarif memastikan dirinya siap mengambil bagian dalam perjuangan tersebut, termasuk mendorong komunikasi dengan pemerintah pusat.

“Tidak ada alasan untuk tidak membersamai dalam proses perjuangan demi ke depan Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, khususnya masyarakat yang ada di Pinogu yang sudah sangat lama membutuhkan perhatian dan keseriusan semua pihak,” katanya.

Syarif juga berharap proses koordinasi dengan kementerian terkait dapat segera menghasilkan kepastian. Di saat yang sama, ia mendorong Pemerintah Kabupaten Bone Bolango memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo sehingga rencana pembangunan akses Pinogu dapat masuk dalam proses perencanaan dan penganggaran.

Ia menargetkan, sejak 2026 proses tersebut sudah mulai menunjukkan progres konkret, sehingga pada 2028 terdapat kepastian sekaligus aksi nyata berupa intervensi pembangunan di wilayah Pinogu.

“Ini perlu ada kerja bersama, kolektif, punya tanggung jawab dan spirit yang sama. Ketika ada permintaan dan ajakan, saya pikir sebagai anak Gorontalo tidak ada alasan untuk tidak. Saya siap membersamai dalam proses perjuangan tersebut,” tandas Syarif.

(redaksi/aiim)

 

**Cek berita dan artikel terbaru di Saluran WhatsApp dan akun TikTok aiimnews.com

Pos terkait