AIIMNEWS.COM – Pemerintah daerah bergerak cepat menindaklanjuti keluhan petani terkait dugaan adanya potongan timbangan hingga mencapai 10 kilogram yang ada di gilingan padi King Rice. Temuan ini memicu kekhawatiran petani yang merasa dirugikan oleh praktik yang tidak sesuai standar tersebut.
Sebagai langkah konkret, instansi terkait melalui Dinas Perindustian dan perdagangan (Disperindag) serta unit metrologi legal sekaligus melakukan tera ulang terhadap alat ukur, takar, timbang, dan perlengkapannya (UTTP) di gilingan padi tersebut.
Kepala Disperindag Kabupaten Gorontalo, Victor Asiku, menyampaikan bahwa kegiatan tera ulang ini bertujuan memastikan seluruh alat timbang yang digunakan telah sesuai standar dan tidak merugikan salah satu pihak. Ia menegaskan, apabila ditemukan adanya pelanggaran atau manipulasi alat timbang, pihaknya tidak akan segan memberikan sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku.
“Ini merupakan bentuk perlindungan kepada masyarakat, khususnya petani. Kami ingin memastikan transaksi berjalan adil dan transparan tanpa ada pihak yang dirugikan,” ujarnya.
Victor mengatakan, pihak Perusahaan gilingan padi King Rice berusaha kooperatif. Sebelum pemerintah turun ke Lokasi, oleh Perusahaan telah menyurat kepada Dinas untuk dapat dilakukan pemeriksaan timbangan dalam hal ini rela ulang.
“Jadi, mereka punya itikad baik untuk melakukan perbaikan dengan meminta difasilitasi tera ulang ke dinas. Mereka sudah menyurat ke kami, Tindaklanjutnya satu dua hari ini,” ujar Victor Asiku.
Pemerintah juga mengimbau kepada masyarakat untuk aktif melaporkan jika menemukan indikasi kecurangan dalam proses penimbangan. Partisipasi masyarakat dinilai penting dalam menciptakan sistem perdagangan yang jujur dan berkeadilan.
Langkah ini diharapkan dapat mengembalikan kepercayaan petani serta memastikan praktik jual beli hasil pertanian berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pemerintah berkomitmen akan terus melakukan pengawasan secara berkala guna mencegah terulangnya kejadian serupa di kemudian hari.
(redaksi/aiim)





