Dugaan TPPO di Limboto Barat Tidak Masuk Unsur

Ilustrasi TPPO, Sumber : Tempo.co
Ilustrasi TPPO, Sumber : Tempo.co

AIIMNEWS.COM – Kapolsek Limboo Barat, Ipda Icuk Eka menyebut kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang terjadi di Desa Padengo, Kecamatan Limboto Barat kemarin tidak masuk unsur.

Hal itu diungkapkannya saat media melakukan konfirmasi terkait dengan dugaan TPPO yang dilaporkan warga ke Pemerintah Desa pada Rabu 27 November 2024 kemarin.

Bacaan Lainnya

“Tidak ada masuk unsur ke situ dan mereka semua berteman,” jawab Ipda Icuk Eka melalui WhatsApp pribadinya, Kamis (28/11/2024).

Lebih lanjut kata Ipda Icuk Eka, kepada mereka telah dibuatkan surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan mereka. itu disaksikan langsung Kepala Desa Padengo, Nasir Puhi.

“Selanjutnya kita sudah buatkan pernyataan mereka semua sepengetahuan lurah. Ok aman terkendali,” sambungnya.

Ditanyakan terkait dengan mengapa sampai bisa tidak masuk unsur, padahal pengakuan korban kepada media akan dijual, Ipda Icuk Eka menyatakan, mereka bertiga adalah teman.

“Mereka berteman. Jadi dibuatkan surat pernyataan dan kepada tiga laki-laki kami meminta untuk segera mengantar mereka ke kampung halamannya,” tandas Ipda Icuk Eka.

Sebelumnya, Warga masyarakat Desa Padengo, Kecamtan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo digegerkan dengan tiga orang anak perempuan dibawah umur diduga akan di jual belikan, Rabu (27/11/2024).

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun media, ketiga anak yang diduga akan dijualbelikan itu beralamat di Kabupaten Pohuwato. Masing-masing berinisial SS (17 tahun), NL (17tahun) dan NHB (17tahun).

Pengakuan SS alias Ayu (17tahun), dirinya akan dijual oleh salah satu temannya. Namun, sebelum dirinya dijual, ia masih akan diberi obat oleh yang bernama Jono, seorang anak laki-laki yang terinformasi warga Desa Haya-haya.

“Iya. Dia (Jono) yang bilang. Tapi masih akan dikasih minum obat dulu,” ungkap SS alias Ayu.

SS alias Ayu mengatakan, ia berada disini diajak oleh NL alias Nur hanya sebatas jalan-jalan. Tak disangka nasibnya malang yang kemudian diduga akan diperjualbelikan.

“Dia (Nur) yang ajak ke sini,” kata SS alias Ayu dengan ketakutan. (**)

 

**Cek berita dan artikel terbaru di Saluran WhatsApp dan akun TikTok aiimnews.com

Pos terkait