Ekspor Komoditi Ikan di Gorontalo Meningkat Pesat, Kabandara: Ada Tiga Negara Tujuan Ekspor

Ekspor komoditi ikan melalui Bandara Djalaludin Gorontalo, foto/Ist
Ekspor komoditi ikan melalui Bandara Djalaludin Gorontalo, foto/Ist

AIIMNEWS.COM – Ekspor komoditi ikan dari Provinsi Gorontalo menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam beberapa bulan terakhir di tahun 2024. Kenaikan ekspor ini didorong oleh tingginya permintaan dari berbagai negara serta meningkatnya kualitas hasil perikanan lokal.

Kepala Bandara Djalaluddin Gorontalo, Joko Harjani, mengungkapkan bahwa lonjakan ekspor ini menjadi angin segar bagi perekonomian daerah, khususnya di Gorontalo.

Bacaan Lainnya

“Di tahun 2024 kemarin setelah pandemik Covid ekspor sudah mulai bangkit di Gorontalo. Ada tiga negara tujuan ekspor saat ini, yaitu, Singapura, Jepang dan Thailand,” ujarnya.

Joko Harjani mengungkapkan, masing-masing negara tentu dengan komoditas ikan yang berbeda. Seperti Singapura itu membutuhkan ikan tengiri (Ikan Karang), Jepang kebutuhannya ikan tuna sedangkan Thaliand menginginkan kerang dara.

“Kerang dara ini adalah salah satu komoditas baru, yang ternyata diminati oleh negara Thailand. Jadi jumlah permintaannya atau kuotanya sangat besar. Sehingga pada akhir tahun 2024 kita lihat terjadi peningkatan luar biasa yang mencapai 102 ton,” kata Joko Harjani.

Memasuki tahun 2025 ini, sambung Joko Harjani, berdasarkan laporan bulanan mereka, di awal Januari ini terjadi lonjakan yang signifikan yang itu sampai 22 ton.

“Berdasarkan laporan bulanan kami itu mencapai 22 ton sekian dan ini memang lebih banyak kepada komoditas kerang dara yang di ekspor ke Thailand,” terangnya.

Adanya peningkatan ekspor komoditi ini Joko Harjani mengaku telah berkolaborasi dengan Bea Cukai, Balai Karang Tina Hewan dan Tumbuhan, Pengelola Gudang cargo dan beberapa stakeholder terkait.

“Harapan kami ekspor ikan ini setiap bulannya meningkat. Ada banyak pelaku ekspor lagi yang tertarik untuk menjadi sebagai eksportir sehingga produknya semakin meningkat,” terang Joko Harjani.

(ha/aiim)

 

**Cek berita dan artikel terbaru di Saluran WhatsApp dan akun TikTok aiimnews.com

Pos terkait