AIIMNEWS.COM — Memasuki musim kemarau, Perumda Tirta Bolango terus berupaya menjaga pelayanan air bersih bagi masyarakat di tengah menurunnya debit sejumlah sumber air.
Kondisi tersebut berdampak pada kapasitas produksi di beberapa instalasi pengolahan air. Akibatnya, tekanan air di sejumlah wilayah pelayanan mengalami penurunan dan pada waktu tertentu distribusi belum mampu menjangkau seluruh pelanggan secara maksimal.
Menyikapi kondisi itu, Perumda Tirta Bolango mengambil sejumlah langkah untuk memastikan pelayanan tetap berjalan. Upaya tersebut dilakukan sejalan dengan arahan Bupati Bone Bolango Ismet Mile agar kebutuhan dasar masyarakat terhadap air bersih tetap menjadi perhatian meski menghadapi tantangan musim kemarau.
Direktur Perumda Tirta Bolango, Lanny D.C. Ambouw, mengatakan pihaknya terus mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia untuk menjaga keberlangsungan pelayanan.
“Kami terus melakukan berbagai upaya, mulai dari optimalisasi produksi, perbaikan kebocoran, pengaturan distribusi hingga pelayanan menggunakan mobil tangki agar kebutuhan masyarakat terhadap air bersih tetap dapat terpenuhi,” ujarnya.
Salah satu langkah yang dilakukan yakni mengerahkan mobil tangki ke sejumlah wilayah yang mengalami penurunan debit maupun tekanan air. Langkah ini menjadi alternatif pelayanan ketika distribusi melalui jaringan perpipaan belum dapat berjalan secara optimal.
Di sisi lain, petugas juga mempercepat penanganan kebocoran pada jaringan perpipaan. Perbaikan tersebut dinilai penting untuk menekan kehilangan air sekaligus memastikan produksi yang tersedia dapat dimanfaatkan secara maksimal.
Pemantauan jaringan pun terus dilakukan. Setiap laporan masyarakat terkait kebocoran atau gangguan distribusi ditindaklanjuti petugas di lapangan guna mencegah gangguan pelayanan semakin meluas.
Perumda Tirta Bolango juga mengoptimalkan sumber air dan instalasi pengolahan yang masih memiliki kapasitas produksi memadai. Pengaturan distribusi dilakukan dengan menyesuaikan kondisi debit agar pasokan dapat dibagi secara lebih optimal, terutama ke wilayah yang mengalami penurunan tekanan.
Lanny mengatakan musim kemarau memang menjadi tantangan tersendiri bagi penyediaan air bersih. Namun, kondisi tersebut tidak menjadi alasan bagi Perumda Tirta Bolango untuk menghentikan pelayanan kepada masyarakat.
Dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, berbagai langkah penanganan terus dilakukan, mulai dari optimalisasi produksi, percepatan perbaikan jaringan, pengaturan distribusi hingga penyediaan air melalui mobil tangki.
Perumda Tirta Bolango juga mengimbau masyarakat agar menggunakan air secara bijak dan tidak berlebihan. Pelanggan disarankan menampung air sebagai persediaan, terutama ketika aliran sedang normal.
“Kami memahami kondisi pelayanan yang belum sepenuhnya optimal selama musim kemarau. Untuk itu, kami memohon maaf kepada masyarakat. Perbaikan dan berbagai langkah penanganan akan terus kami lakukan agar pelayanan air bersih tetap berjalan,” pungkasnya.
(redaksi/aiim)






