Plt Kadis Disporapar Beri Klarifikasi, Sebut Ada yang Tidak Komit

AIIMNEWS.COM – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Gorontalo, Nawir Tondako beri tanggapan usai dirinya dibabat akibat tak melaksanakan upacara Hari Sumpah Pemuda.

Plt Nawir Tondako mengaku bahwa mengenai hal tersebut, dirinya sudah meminta kepada Sekretaris Dinas untuk membicarakannya dengan KNPI dan laporannya itu sudah tidak ada lagi upacara.

Bacaan Lainnya

“Ketua KNPI sudah bicara dengan pak Waris (Sekdis) sepakat tidak upacara karena waktu persiapan mepet ganti dengan kegiatan lain, tiba-tiba dia serang Plt kadis. Tidak komit,” ungkap Nawir kepada aiimnews.com saat dimintai tanggapan, Selasa (28/10/2025).

Lebih lanjut, Plt Nawir mengatakan, dirinya heran mengapa yang diserang adalah plt Kadis. Padahal kata dia, sudah ada kesepakatan antara Sekretaris Disporapar dan ketua KNPI untuk tidak melaksanakan upacara.

“Saya malah jadi heran sup, waktu koordinasi dorang sepakat tidak upacara baru serang saya,” sambungnya melalui pesan WhatsApp.

Kata Nawir Tondako, berdasarkan pengalamannya, ketika ada momentum Hari Sumpah Pemuda yang menginisiasikan itu ada adalah pemuda. Hanya karna adanya juknis terbaru sehingga masih harus dibicarakan bersmaa.

“Kami dulu di KNPI moment sumpah pemuda bgini inisiasinya dari KNPI. Ini pe cengeng maunya tau beres. Sengaja saya suru koordinasi sekdis ke KNPI karena juknis baru terima kemarin dengan waktu yang terbatas. Saya berharap sama-sama lakukan persiapan upacara, tiba2 laporannya tidak ada upacara saya tidak bisa paksa uti,” tandas Plt Nawir Tondako.

Sebelumnya, Momen sakral tak dilaksanakan, Ketua Komite Pemuda Nasional Indonesia (KNPI) Kabupaten Gorontalo, Ismail Azis menyoroti keras peran Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gorontalo (Disporapar) Nawir Tondako.

Dari lima Kabupaten/Kota di Provinsi Gorontalo, Kabupaten Gorontalo yang tercatat tidak melaksanakan Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda. Menurut Ismail, hal ini menjadi preseden buruk bagi Disporapar Kabupaten Gorontalo.

(ha/aiim)

 

**Cek berita dan artikel terbaru di Saluran WhatsApp dan akun TikTok aiimnews.com

Pos terkait