AIIMNEWS.COM – Presiden BEM, Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO), Erwin Ibrahim secara tegas meminta Bupati Gorontalo untuk menindak tegas para pejabat yang dinilai tidak menjalankan tugasnya dengan baik.
Erwin menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme dalam pemerintahan. Ia menegaskan bahwa pejabat yang tidak amanah atau terlibat dalam praktik yang merugikan masyarakat harus segera ditindak.
“Jangan ragu untuk ‘menyikat’ pejabat yang nakal dan tidak bekerja untuk rakyat. Pemerintahan yang bersih adalah kunci utama kemajuan daerah,” tegas Erwin Ibrahim.
Seperti yang sekarang ini terjadi. Soal dugaan pejabat terlibat asusila yang kemudian telah di non-aktifkan oleh Bupati Gorontalo, kata Pres BEM ini, harus juga diberlakukan hal yang sama kepada beberapa pejabat yang juga diduga terlibat Calo PPPK.
“Satu sudah di non-aktifkan. Masih ada pejabat nakal lagi yang terlibat Calo PPPK yakni Safwan Bano sebagai Kadis Kominfo dan Rahmat Pomalingo mantan Kepala Dinas Pertanian,” ucapnya.
Pernyataan ini mendapat respons positif dari masyarakat yang berharap adanya tindakan nyata dari pemerintah daerah dalam menegakkan disiplin dan transparansi di lingkungan birokrasi.
Bupati Gorontalo sendiri belum memberikan tanggapan resmi terkait pernyataan tersebut, namun banyak pihak menilai bahwa dorongan dari akademisi seperti UMGO dapat menjadi langkah positif dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.
(ha/aiim)





