Soal Video Diduga Disebarluaskan, Camat Sipatana Terkesan “Lari-Lari”

Suasana kantor Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo, foto (aiimnews.com)
Suasana kantor Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo, foto (aiimnews.com)

AIIMNEWS.COM – Polemik yang melibatkan Camat Sipatana, Kota Gorontalao kembali menjadi perhatian publik setelah sebuah video diduga tersebar luas di beberapa pejabat lainnya.

Dalam video tersebut yang kini menjadi bahan perbincangan hangat, terdapat dugaan pelanggaran yang menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat.

Bacaan Lainnya

Ketika dimintai keterangan oleh sejumlah awak media pada Rabu, 15 January 2025, Camat Sipatana, Lukman Laisa terlihat menghindari wawancara langsung. Ia bahkan sempat terkesan menghindar dengan alasan adanya agenda mendesak yang harus dihadiri. Hal ini memunculkan kesan bahwa ia enggan memberikan klarifikasi terkait isu yang berkembang.

Beberapa wartawan yang berusaha mendapatkan penjelasan lebih lanjut dari camat tersebut mengaku kecewa atas sikap yang dinilai kurang kooperatif.

“Kami hanya ingin mendengar penjelasan langsung dari beliau agar persoalan ini tidak menimbulkan spekulasi di masyarakat. Namun, hingga saat ini, kami belum mendapatkan jawaban yang jelas,” ujar salah satu jurnalis lokal.

Dalam video yang beredar, terdapat dugaan kuat adanya perilaku yang tidak sesuai dengan norma atau aturan yang seharusnya dijunjung oleh pejabat publik. Namun, isi lengkap dan konteks video tersebut belum sepenuhnya dapat diverifikasi.

Sementara itu, beberapa pihak yang ada di kantor Kecamatan saat ditemui mengaku bahwa pimpinan atau Camatnya sedang tidak berada di Kantor. Mereka mengatakan bahwa masih ada urusan lain di luar.

Hingga pukul 15:35 WITA wartawan pun memutuskan untuk pergi meninggalkan kantor Camat Sipatana.

Sampai saat ini kepada media yang melakukan upaya konfirmasi masih belum ada pernyataan resmi dari Camat Sipatana perihal perkara ini.

Kasus ini menjadi pengingat penting akan tanggung jawab pejabat publik untuk tetap menjaga komunikasi yang baik dengan masyarakat, terutama dalam situasi yang menyangkut kepercayaan publik.

(ha/aiim)

 

**Cek berita dan artikel terbaru di Saluran WhatsApp dan akun TikTok aiimnews.com

Pos terkait