AIIMNEWS.COM – Sebanyak 33 putra-putri terbaik Kabupaten Bone Bolango resmi memasuki pemusatan pendidikan dan pelatihan (Diklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026.
Mereka akan menjalani pembinaan intensif sebagai persiapan mengemban tugas kehormatan mengibarkan dan menurunkan Sang Saka Merah Putih pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Alun-Alun Bone Bolango, 17 Agustus 2026.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bone Bolango, Safri Puili, mengatakan proses seleksi calon anggota Paskibraka telah dimulai sejak Februari 2026. Seleksi dilakukan secara bertahap di seluruh sekolah dengan menerapkan standar yang ketat untuk menjaring peserta terbaik.
“Dari seluruh tahapan seleksi, terpilih 33 anggota Paskibraka yang terdiri dari 17 putri dan 16 putra. Mereka nantinya akan bertugas pada Pasukan 8 dan Pasukan 17, sementara Pasukan 45 akan diperkuat personel TNI dan Polri,” ujar Safri, Minggu (2/8/2026).
Menurutnya, para peserta tidak hanya diuji kemampuan fisik, tetapi juga harus melewati ujian tertulis, wawancara, serta penilaian karakter dan kedisiplinan sebelum dinyatakan lolos sebagai calon anggota Paskibraka Kabupaten Bone Bolango Tahun 2026.
Sejak 1 Agustus 2026, seluruh peserta menjalani pemusatan latihan di Hotel Toewawa. Selama masa karantina, mereka mendapatkan pembinaan secara menyeluruh, mulai dari latihan baris-berbaris, pembentukan karakter, penguatan mental, peningkatan disiplin, hingga penanaman nilai-nilai kebangsaan.
Proses pelatihan dipandu oleh instruktur dari unsur TNI, Polri, serta Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Bone Bolango yang telah berpengalaman membina calon pengibar bendera di daerah tersebut.
Safri menjelaskan, rangkaian kegiatan akan berlanjut hingga prosesi pengukuhan pada 15 Agustus 2026. Momen tersebut menjadi penanda kesiapan para anggota Paskibraka sebelum mengemban tugas negara pada peringatan Hari Kemerdekaan.
“Pada 16 Agustus seluruh anggota akan menjalani masa istirahat penuh agar kondisi fisik dan mental tetap prima. Dengan persiapan yang matang, kami berharap seluruh anggota Paskibraka dapat melaksanakan tugas pengibaran maupun penurunan Bendera Merah Putih dengan sukses, khidmat, dan penuh rasa tanggung jawab pada 17 Agustus mendatang,” tutup Safri.






