SPBU di Limboto Diduga Menyalahgunakan Barcode Pelanggan

Proses antrian yang ada di SPBU Limboto, foto/aiimnews.com
Proses antrian yang ada di SPBU Limboto, foto/aiimnews.com

AIIMNEWS.COM – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Limboto diduga terlibat dalam penyalahgunaan barcode subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak.

Dugaan ini mencuat setelah beberapa pelanggan mengeluhkan adanya kejanggalan saat melakukan pembelian bahan bakar bersubsidi.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah warga yang memiliki barcode untuk pembelian BBM subsidi mengaku tidak dapat menggunakannya, sementara ada indikasi barcode mereka telah dipakai oleh pihak lain.

Kejadian ini menimbulkan kecurigaan bahwa ada praktik penyalahgunaan yang melibatkan oknum petugas SPBU.

“Kami merasa dirugikan karena saat hendak membeli BBM, barcode kami tidak bisa digunakan. Setelah dicek, ternyata sudah terpakai sebelumnya tanpa sepengetahuan kami,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Warga yang merasa dirugikan itu juga mengaku, sudah sangat jarang ia melakukan pengisian di SPBU atau Pertamina Limboto tersebut.

“Kalau diingat-ingat saya belum dan jarang mengisi di SPBU Limboto ini. Apalagi apa lagi ini sudah sampai 2 kali pengisian,” tambahnya.

Sementara itu, Pengawas SPBU Limboto, Rendy Adam mengaku, bukan menjadi kewenangan mereka SPBU adanya penyalahgunaan barcode. Karena barcode itu bersifat pribadi.

“Pihak SPBU Limboto tidak tahu menahu soal penggunaan barkode. Karena barcode itu bersifat pribadi seperti KTP. Entah itu dipinjamkan atau tidak, barcode itu punya limit,” Rendy Adam.

Rendy Adam menjelaskan mereka berpedoman pada Standar Operasional Prosedur (SOP). Jika ada yang melakukan pengisian dan memiliki barcode, maka hal itu kemudian dilayani.

“Kami sesuai prosedur. Mereka (pembeli BBM) datang antri, ada barcode sudah kita layani. Kalau terjadi ada yang terjadi seperti yang disampaikan tadi, kami Pertamina tidak tau,” tandas Rendi Adam.

(ha/aiim)

 

**Cek berita dan artikel terbaru di Saluran WhatsApp dan akun TikTok aiimnews.com

Pos terkait