74 CPNS Kabupaten Gorontalo Resmi Lulus Latsar, Wabup Tonny: Ini Awal Pengabdian Melayani Masyarakat

Penutupan Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan II dan III Formasi Umum, lulusan Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD), dan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Pemerintah Kabupaten Gorontalo Tahun 2026 di BKPSDM Provinsi Gorontalo, foto/istimewa
Penutupan Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan II dan III Formasi Umum, lulusan Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD), dan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Pemerintah Kabupaten Gorontalo Tahun 2026 di BKPSDM Provinsi Gorontalo, foto/istimewa

AIIMNEWS.COM – Wakil Bupati Gorontalo, Tonny S Junus, secara resmi menutup Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan II dan III Formasi Umum Pemerintah Kabupaten Gorontalo Tahun 2026. Sebanyak 74 CPNS dinyatakan lulus setelah menyelesaikan seluruh tahapan pelatihan, mulai dari pembelajaran klasikal hingga aktualisasi di unit kerja masing-masing.

Penutupan Latsar yang digelar di BKPSDM Provinsi Gorontalo, Kamis (30/7), menjadi penanda berakhirnya proses pembentukan karakter sekaligus awal pengabdian para CPNS sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tonny S. Junus menyampaikan apresiasi kepada BKPSDM, para widyaiswara, narasumber, mentor, coach, serta panitia yang telah mengawal seluruh proses pelatihan hingga berjalan sukses.

Ia juga mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang berhasil menyelesaikan Latsar dengan baik. Menurutnya, keberhasilan tersebut bukanlah garis akhir, melainkan langkah awal untuk mengemban amanah sebagai pelayan masyarakat.

“Selamat kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan seluruh tahapan pembelajaran. Ini bukan akhir, tetapi awal pengabdian sebagai ASN yang harus menjunjung profesionalisme, integritas, dan etika dalam melayani masyarakat,” ujar Tonny.

Wabup menegaskan bahwa nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK harus menjadi pedoman dalam menjalankan tugas sehari-hari. ASN baru, kata dia, dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, membangun kolaborasi lintas sektor, serta melahirkan inovasi yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Jagalah integritas, disiplin, etika, dan loyalitas kepada bangsa dan negara. Setiap keputusan dan tindakan saudara akan mencerminkan wajah Pemerintah Kabupaten Gorontalo di mata masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Gorontalo, Jufri Damima, melaporkan bahwa Latsar CPNS Tahun 2026 diikuti 74 peserta yang terdiri dari 14 peserta Golongan II dan 60 peserta Golongan III, termasuk lulusan Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) dan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).

Seluruh peserta berhasil menyelesaikan pelatihan dengan hasil membanggakan, yakni memperoleh predikat Sangat Memuaskan dan Memuaskan.

Tak hanya membentuk karakter dan kompetensi ASN, pelaksanaan Latsar tahun ini juga melahirkan 74 gagasan inovasi yang sebagian besar berfokus pada digitalisasi pelayanan serta penyederhanaan proses kerja di lingkungan perangkat daerah.

Sebagai wujud penguatan nilai kepedulian sosial, para peserta turut menyerahkan donasi untuk pembangunan Masjid Umar bin Abdul Aziz yang berada di lingkungan BKPSDM Provinsi Gorontalo.

Melalui Latsar ini, Pemerintah Kabupaten Gorontalo berharap para CPNS mampu menjadi ASN yang profesional, adaptif, berintegritas, dan menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas bagi masyarakat.

 

**Cek berita dan artikel terbaru di Saluran WhatsApp dan akun TikTok aiimnews.com

Pos terkait