AIIMNEWS.COM — Pemerintah Kabupaten Bone Bolango terus memperkuat tata kelola keuangan daerah melalui penguatan kelembagaan Tim Penyelesaian Kerugian Daerah (TPKD). Upaya tersebut diwujudkan melalui kunjungan kerja Wakil Bupati Bone Bolango, Risman Tolingguhu, ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Pemerintah Kota Bandung.
Dalam agenda tersebut, Wakil Bupati didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah serta Inspektur Daerah Kabupaten Bone Bolango.
Kunjungan diawali dengan konsultasi bersama Direktorat Keuangan Daerah Kemendagri. Berbagai aspek penyelesaian dan pemulihan kerugian daerah menjadi fokus pembahasan, mulai dari penguatan kelembagaan, pembagian tugas tim, mekanisme penetapan tanggung jawab, proses penagihan, hingga langkah-langkah yang dapat ditempuh apabila penyelesaian kerugian daerah menghadapi kendala administratif maupun ketidakpatuhan dari pihak yang bertanggung jawab.
Wakil Bupati Risman Tolingguhu mengatakan, arahan yang diberikan Kemendagri menjadi bekal penting bagi Pemerintah Kabupaten Bone Bolango dalam menyempurnakan sistem penyelesaian kerugian daerah agar berjalan lebih efektif, tertib, dan sesuai ketentuan perundang-undangan.
“Banyak hal yang menjadi lebih jelas setelah kami mendapatkan penjelasan dan arahan dari Kementerian Dalam Negeri. Hal ini akan menjadi dasar bagi Pemerintah Kabupaten Bone Bolango dalam memperbaiki kelembagaan, tata kerja, serta mekanisme penyelesaian dan pemulihan kerugian daerah,” ujar Risman.
Usai melakukan konsultasi di Kemendagri, rombongan melanjutkan kunjungan studi tiru ke Pemerintah Kota Bandung. Kehadiran mereka disambut jajaran Inspektorat Kota Bandung yang memaparkan berbagai praktik terbaik (best practice) dalam mempercepat penyelesaian kerugian daerah.
Sejumlah materi yang dipelajari meliputi pola koordinasi antarperangkat daerah, pengelolaan administrasi dan dokumen kerugian daerah, mekanisme pemantauan tindak lanjut, pembagian peran dalam tim, hingga strategi percepatan pemulihan kerugian daerah. Pengalaman Kota Bandung tersebut dinilai relevan untuk diadaptasi sesuai kebutuhan Kabupaten Bone Bolango.
Risman menegaskan, kunjungan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh terhadap sistem penyelesaian kerugian daerah.
“Insyaallah, berbagai arahan dari Kementerian Dalam Negeri dan praktik baik yang telah dijalankan oleh Pemerintah Kota Bandung akan kami tindak lanjuti dan implementasikan sesuai dengan kondisi serta kebutuhan Kabupaten Bone Bolango. Tujuan akhirnya adalah mempercepat penyelesaian dan pemulihan kerugian daerah serta mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang semakin transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab,” tegasnya.
Melalui langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango berharap kapasitas Tim Penyelesaian Kerugian Daerah semakin meningkat, koordinasi antarlembaga semakin solid, dan setiap kasus kerugian daerah dapat diselesaikan secara tepat waktu. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, dan akuntabel.
(redaksi/aiim)





