Kader PartaivAIIMNEWS.COM – Isu perpecahan dalam tubuh tim pemenangan Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo mulai mencuat, Selasa (20/5/2025).
Hal itu terjadi setelah beredar sebuah chattingan WhatsApp Grup (WAG) yang secara jelas terlihat Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Espin Tulie mengirim pesan tersebut lalu meninggalkan atau keluar dari WAG.
Lalu kemudian, tak berselang lama disusul dengan adanya rapat internal partai PDIP yang itu juga dalam rangka pembentukan Juru Bicara (Jubir) partai.
Hal ini menguatkan spekulasi bahwa sebuah perpecahan di tubuh partai koalisi semakin nampak. Ditambah lagi dengan polemik yang ada di pemerintahan Bupati Sofyan dan Wakil Bupati, Tony Yunus yang satu persatu bermunculan.
Salah satu Kader Partai PDIP, Sahmid Hemu menyebutkan, apa yang terjadi itu merupakan sebuah dinamika dan itu harus di pelototi terus. Agar mereka dapat mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.
“Dinamika itu kan macam-macam penyebab. Sehingga membutuhkan analisa yang tajam untuk melihat masalah yang ada,” kata Sahmid Hemu.
Mantan Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo ini juga mengatakan, secara pribadi ia menilai bahwa pemerintah yang di pimpin Bupati dan Wakil Bupati saat ini masih baru terbilang awal. jadi semua serba mungkin.
“Jadi, Politik itu semua serba mungkin. Tidak ada yang tidak mungkin. Cuman memang di Pemerintahan ada kader kita. berbeda ketika tidak ada kadernya. maka tentu koordinasi itu harus dilakukan sebelum mengambil langkah lebih jauh,” tandas Sahmid Hemu.
(ha/aiim)





