AIIMNEWS.COM – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gorontalo menyampaikan kecaman keras terhadap salah satu oknum Anggota DPRD Provinsi Gorontalo yang videonya viral dengan pernyataan kontroversial.
Presiden BEM, Erlin Adam menilai bahwa ucapan yang dilontarkan oleh anggota dewan tersebut tidak mencerminkan etika dan integritas seorang pejabat publik. Mahasiswa menuntut pimpinan DPRD serta pimpinan partai agar segera mengambil sikap tegas terhadap oknum yang bersangkutan.
“Pernyataan seperti itu sangat tidak pantas diucapkan. Kami mendesak pimpinan DPRD menindak secara etik, karena ini menyangkut citra lembaga legislatif,” tegas Erlin Adam, Jumat (7/9/2025).
Ia juga menyayangkan jika insiden tersebut tidak disikapi secara serius oleh internal DPRD. Menurut mereka, diamnya pimpinan hanya akan memperburuk kepercayaan publik terhadap institusi wakil rakyat.
Mahasiswa berencana mengirimkan surat resmi kepada Badan Kehormatan DPRD Provinsi Gorontalo agar segera memanggil dan memproses secara etik anggota dewan yang bersangkutan. Jika tidak, maka mereka akan menggelar aksi demo di DPRD Provinsi Gorontalo.
“Kami minta pimpinan partai ataupun pimpinan DPRD segera mengambil sikap bila perlu di copot anggota DPRD seperti itu,” tambahnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pimpinan DPRD maupun Badan Kehormatan. Namun isu ini diprediksi akan terus berkembang seiring tekanan publik dan aktivis mahasiswa yang menuntut transparansi serta keteladanan dari para wakil rakyat.
(ha/aiim)





