AIIMNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Bone Bolango menyambut positif rencana investasi pembangunan rumah sakit baru yang akan dilakukan oleh PT Avicenna Medica Indonesia. Rumah sakit tersebut direncanakan akan dibangun di Desa Dutohe, Kecamatan Kabila.
Kepala Dinas Penanaman Modal, Perizinan Terpadu Satu Pintu, dan Tenaga Kerja Kabupaten Bone Bolango, Jumaidil, mengatakan rencana pembangunan ini merupakan hasil dari pertemuan antara pihak pemerintah daerah dengan PT Avicenna Medica Indonesia.
“Dalam agenda pertemuan dengan Pak Bupati, pihak PT Avicenna Medica Indonesia menyampaikan rencana mereka untuk membangun rumah sakit di Kabupaten Bone Bolango. Ini memang sangat dibutuhkan, karena saat ini rumah sakit di Bone Bolango baru ada dua, yaitu RS Toto dan RS Tumbulilato,” ungkap Jumaidil kepada aiimnews.com seusai audiensi antara Pemerintah Kabupaten Bone Bolango bersama PT Avicenna Medica Indonesia di rumah pribadi Bupati Bone Bolango, Ismet Mile Sabtu, 11/10/2025.
Menurutnya, pada waktu-waktu tertentu kapasitas kedua rumah sakit tersebut sering melebihi daya tampung atau overcapacity, sehingga keberadaan rumah sakit baru akan sangat membantu pemerataan dan peningkatan layanan kesehatan bagi masyarakat.
Jumaidil menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango memberikan dukungan penuh terhadap investasi ini. Pihaknya akan segera menyiapkan dan menyelesaikan seluruh persyaratan teknis yang diperlukan agar pembangunan dapat segera dimulai.
“Bupati sangat mendukung rencana ini. Insya Allah secara teknis kami akan selesaikan semua persyaratan agar prosesnya bisa segera dimaksimalkan. Kami juga akan berkoordinasi dengan beberapa OPD teknis terkait kesiapan lahan dan aspek perizinannya,” jelasnya.
Sementara itu, perwakilan PT Avicenna Medica Indonesia, Muhammad, mengungkapkan pembangunan rumah sakit baru ini bertujuan untuk mendukung pemerataan layanan kesehatan di wilayah Bone Bolango, khususnya di kecamatan yang cukup jauh dari dua rumah sakit yang tersedia di Kabupaten Bone Bolango.
“Kami melihat kebutuhan layanan kesehatan di daerah seperti Botupingge, Kabila, dan Suwawa cukup tinggi. Karena itu, pembangunan rumah sakit ini diharapkan bisa mendekatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat,” kata Muhammad.
(fk/aiim)





