AIIMNEWS.COM – Tokoh masyarakat Kabupaten Gorontalo Rolan Hamani angkat suara soal perkembangan situasi yang terjadi beberapa waktu terakhir perihal kelompok mahasiswa, buruh, ojek online atau Ojol, hingga pelajar yang menyampaikan aspirasi dan keresahan belum lama ini.
Menurut Rolan, terdapat kelompok yang tidak bertanggung jawab yang berupaya memecah belah bangsa Indonesia dengan menunggangi kegiatan tersebut sehingga terjadi tindakan anarkisme yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa.
“Kami bersyukur aparat Kepolisian mampu menangani kelompok-kelompok yang berupaya menciptakan kegaduhan di bumi nusantara ini. Dengan kesigapan dan ketegasan Bapak Kapolri serta jajaran di daerah, situasi dapat segera kembali kondusif,” kata Rolan, Jum’at, 20 September 2025.
Rolan menyampaikan, apresiasi atas upaya Polri dalam mengungkap pelaku-pelaku tindakan anarkis. Ia mengatakan, para pelaku anarkis bukan bagian dari massa yang menyampaikan aspirasi.
“Atas nama masyarakat, kami mengapresiasi kinerja Polri. Kami mendukung penuh upaya Polri untuk mengungkap seluruh pelaku yang terlibat, sehingga tindakan anarkisme tersebut tidak kembali terjadi lagi,” ujar Rolan.
Selain itu, ia berharap, Polri dapat mengevaluasi Standar Operasional Prosedur atau SOP dan mempersiapkan personel-personelnya dalam menangani unjuk rasa.
“Di sejumlah tempat, masih terdapat anggota Polri yang tidak sesuai dengan ketentuan dalam melakukan pengamanan. Untuk itu, reformasi kepolisian yang berfokus pada penanganan unjuk rasa merupakan agenda mendesak yang harus segera dilakukan,” ungkap Rolan.
“Polri harus kembali kepada nilai-nilai Hak Asasi Manusia dan sesuai dengan standar-standar kepolisian baik di Indonesia maupun di seluruh dunia. Mari bersama-sama kita merawat persatuan dan kesatuan. Jangan mau diadu domba oleh kelompok-kelompok yang ingin merusak bangsa Indonesia,” imbuh dia.
(ha/aiim)





