Pertandingan Sepak Bola “Juragan Cup” di Mohiyolo Terjadi Insiden Baku Pukul

Kericuhan yang terjadi pada laga pertandingan sepak bola "Juragan Cup", foto/tangkapan layar video
Kericuhan yang terjadi pada laga pertandingan sepak bola "Juragan Cup", foto/tangkapan layar video

AIIMNEWS.COM – Kericuhan mewarnai pertandingan sepak bola dalam ajang “Juragan Cup” yang digelar di Desa Mohiyolo, Kecamatan Asparaga, Kabupaten Gorontalo, pada Kamis 16 April 2026.

Insiden baku pukul itu terjadi usai pertandingan berlangsung, kericuhan tersebut diduga dipicu oleh adanya saling protes dari kedua official tim.

Bacaan Lainnya

Informasi yang diperoleh aiimnews.com, pada laga itu mempertemukan antara tim Rooster melawan PSB Tiohu yang berakhir dengan skor 2-1 yang dimenangkan oleh tim Rooster. Namun usai flute panjang ditiupkan oleh wasit yang menandakan bahwa pertandingan berakhir, disinilah muncul ketegangan.

Dimana, salah satu official tim lawan (PSB Tiohu) mendatangi tim yang memperoleh kemenangan (Rooster FC). Namun tak selang lama, adegan baku pukul pun terjadi. Sehingga menarik perhatian penonton.

Salah satu official tim yakni, Irwan Yusuf selaku Manager tim Rooster FC mengaku kecewa akan keputusan yang dianggap berpihak. Ia melayangkan protes, namun justru berbalik diskualifikasi terhadap timnya dan tim lawan.

“Jelas-jelas mereka (tim lawan) yang dahulu mendatangi kita. Sanksi diskualifikasinya memang benar kepada kedua tim. Tapi kami merasa dirugikan,” ujar Irwan Yusuf.

Irwan juga menyoroti ketidakadilam wasit dalam memimpin jalannya pertandingan hingga pada panitia pelaksana yang tidak mengadakan tim medis dan aparat keamanan. Menurutnya, keputusan diskualifikasi tersebut hanya merugikan mereka, sebab dalam keputusan itu tidak menghadirkan kedua tim yang didiskualifikasi.

“Lucunya, kami mendapati adanya rapat pertemuan yang melahirkan sebuah keputusan mendiskualifikasi kedua tim, namun tidak melibatkan tim atau official termasuk kami, dan ini sangat merugikan kami,” tegas Irwan Yusuf.

“Harapan kami, jika memang tetap dilanjutkan pertandingan ini, maka kami akan menerima diskualifikasi ini, tetapi dengan syarat kami meminta ganti rugi,” ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan, media ini telah berupaya melakukan upaya konfirmasi kepada panitia pelaksana, namun belum mendapatkan tanggapan.

(redaksi/aiim)

 

**Cek berita dan artikel terbaru di Saluran WhatsApp dan akun TikTok aiimnews.com

Pos terkait