AIIMNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Gorontalo yang merupakan tuan rumah Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan Tahun 2026 terus mematangkan persiapan.
Rapat koordinasi dipimpin langsung Asisten Administrasi Umum Haris Suparto Tome, di Ruang Dulohupa, Kantor Bupati Gorontalo, guna memastikan kesiapan panitia daerah menjelang pelaksanaan kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada 20 hingga 25 Juni mendatang, Senin (13/4/2026),
Dalam pertemuan itu mereka membahas langkah-langkah strategis untuk mendukung kelancaran ajang nasional tersebut, termasuk kesiapan lokasi kegiatan, pemondokan peserta, serta penyiapan petugas penghubung atau liaison officer (LO).
Haris Tome menjelaskan, jumlah peserta yang akan hadir diperkirakan mencapai 30 ribu orang dari 34 provinsi di Indonesia. Oleh karena itu, kesiapan seluruh elemen menjadi kunci utama. Ia menekankan pentingnya pembagian tugas yang jelas agar seluruh kebutuhan teknis di lapangan dapat tertangani dengan baik.
Untuk kesiapan lokasi, seluruh OPD akan dikerahkan dan diberi tanggung jawab berdasarkan wilayah masing-masing, khususnya dalam menjaga kebersihan dan kelayakan area kegiatan.
Sementara itu, terkait pemondokan peserta, para camat, kepala desa, dan lurah di wilayah Telaga, Telaga Biru, Telaga Jaya, Limboto, dan Limboto Barat diminta aktif memfasilitasi komunikasi dengan pemilik rumah yang akan dijadikan homestay, sekaligus berkoordinasi dengan panitia provinsi guna menghindari tumpang tindih di lapangan.
Di sisi lain, Haris Tome juga menekankan peran penting liaison officer (LO) tingkat kabupaten. Para LO diharapkan mampu membangun komunikasi dan koordinasi yang intensif dengan panitia provinsi serta koordinator peserta dari berbagai daerah.
“LO bertanggung jawab dalam proses kedatangan hingga kepulangan peserta, sekaligus menjadi representasi tuan rumah dalam mengoordinasikan seluruh rangkaian kegiatan,” tandasnya.





