AIIMNEWS.COM – Kasus temuan kerugian negara (TGR) yang melibatkan Kepala Desa Motilango, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, kini terus bergulir.
Inspektorat Kabupaten Gorontalo akhirnya buka suara dan menyebutkan bahwa jumlah TGR yang harus dibayarkan sang Kades mencapai Rp 90 juta lebih, belum termasuk kewajiban pajak.
Hal ini disampaikan oleh Sri Dewi Nani selaku Kepala Inspektorat Kabupaten Gorontalo saat dikonfirmasi wartawan aiimnews.com pada Kamis (18/12/2025). Temuan tersebut muncul setelah ditemukan beberapa kejanggalan dalam realisasi kegiatan dan penggunaan anggaran desa.
“Inspektorat sudah melakukan riksus dengan LHP Riksus Motilango pada tanggal 30 mei 2022. Dengan adanya LHP maka diinstrusikan kepada Kades untuk segera menyelesaikan hasil rekomendasi inspektorat,” ungkap Sri Dewi Nani.
Selain itu, berdasarkan riksus 2022 terdapat juga temuan pajak sehingga menambah angka temuan. Namun pihak Kades secara berangsur membayar TGR tersebut dan sampai saat ini belum lunas
“Sudah ada yang dikembalikan. Tapi belum sampai 50 persen. Kami di Inspektorat berharap hal ini secepatnya diselesaikan sebelum masuk ranah hukum,” kata Sri Dewi Nani.
Sementara itu, sejumlah warga desa Mootilango dan Mahasiswa ikut menyoroti persoalan ini. Mereka beberapa waktu yang lalu telah melakukan aksi demo dibeberapa titik. Salah satunya di DPRD Kabupaten Gorontalo.
Mereka meminta agar Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Gorontalo tidak tinggal diam. Segera membasmi dugaan tindak pidana korupsi yang berkeliaran di Desa.
Baca Juga: Dugaan Korupsi Mencuat, Massa Aksi Minta Oknum Kades di Gorontalo di Copot
Terpisah, Kepala Desa Motilango, inisial NDH saat dikonfirmasi mengatakan, rekomendasi TGR yang harus dibayar itu berjumlah Rp 90 an juta. Itu pada tahun 2023.
“Yang sekarang saya bayar, saya di tahun 2023 itu ada TGR Rp 90 juta. Sisanya itu tinggal Rp 56 juta dan insyaallah dekat ini akan segera saya selesaikan,” ujarnya.
Berkaitan dengan permasalahan proyek pembangunan jalan rabat beton kata Kades NDH, hal itu sudah selesai progres pembangunan jalan sudah selesai dan saat ini tengah dinikmati oleh warga.
“Itu sudah selesai pak. dan katanya itu anggarang dipakai pribadi, kalau saya itu tidak benar lebih jelas membuktikan bahwa jalan itu sudah selesai,” tandas Kades Motilango NDH.
(ha/aiim)





