Lagi, 4 Orang di THM Dinyatakan Positif Sifilis

Tim Mobile CVT melakukan skrining terhadap perempuan yang ada di THM, foto/aiimnews.com
Tim Mobile CVT melakukan skrining terhadap perempuan yang ada di THM, foto/aiimnews.com

AIIMNEWS.COM – Empat orang dinyatakan positif sifilis setelah tim Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo melakukan pemeriksaan kesehatan di sejumlah lokasi yang menjadi sasaran kegiatan di Kecamatan Limboto Barat, Sabtu (31/10/2026).

Pemeriksaan tersebut dilakukan melalui kegiatan Mobile Voluntary Counseling and Testing (Mobile VCT) oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo, dengan didampingi personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini menyasar dua lokasi berbeda, yakni Tempat Hiburan Malam (THM) serta sejumlah rumah kos yang diduga kuat menjadi lokasi aktivitas open booking online (Open BO).

“Sasarannya itu ialah populasi kunci atau populasi yang berisiko,” ungkap Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit, Noneng Supratina Nasibu.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, empat orang dinyatakan positif sifilis. Keempat orang tersebut masing-masing dua perempuan dan dua laki-laki. Temuan ini kembali menjadi perhatian terhadap upaya pencegahan dan pengendalian penyakit menular seksual di wilayah Kabupaten Gorontalo.

“Setelah dilakukan skrining kita temukan empat orang yang sifilis, mereka di THM,” ujarnya.

Kegiatan Mobile VCT merupakan salah satu upaya untuk mendeteksi secara dini penyakit menular seksual, sekaligus mendorong masyarakat yang berisiko agar mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis sesuai kebutuhan.

Meski demikian, hasil pemeriksaan tersebut perlu ditindaklanjuti dengan pelayanan kesehatan, konseling, serta pengobatan sesuai prosedur medis guna mencegah penularan lebih lanjut.

Sifilis merupakan infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. Penyakit ini dapat menimbulkan komplikasi serius apabila tidak ditangani secara tepat.

Pemeriksaan dan penanganan dini menjadi langkah penting untuk memutus rantai penularan. Masyarakat juga diimbau tidak mengabaikan pemeriksaan kesehatan apabila memiliki faktor risiko.

Teruntuk keempat orang yang dinyatakan sifilis, mereka diminta sering melakukan pemeriksaan kesehatan di Puskesmas. Dinas Kesehatan terus memantau perkembangan kesehatan dari setiap pemeriksaan yang dilakukan.

(redaksi/aiim)

 

**Cek berita dan artikel terbaru di Saluran WhatsApp dan akun TikTok aiimnews.com

Pos terkait